2019; aku hanya ingin mengucapkan terimakasih terhadap diriku sendiri. Terimakasih kau sudah kuat berdiri sendiri dengan sebelah kaki dan kau tak tahu kemana kau harus pergi ketika kau sedang hancur dan membutuhkan sosok yg bisa menguatkan diri. Banyak yang harus kau perbaiki Kau hidup seperti yang tak akan mati Terlena dengan dunia yang fana ini Tapi aku tak ingin menjadi orang yang munafik Meskipun sebagian orang beranggapan seperti itu, biarkan.. itu prasangka mereka. Kurasa 2019 ini tahun paling hancur bagiku Sangat bertubi-tubi Dan aku bingung dengan diri sendiri Mungkin aku belum mencintai tuhanku atau bahkan aku belum mengenal tuhanku? Ah... Aku memang orang munafik, ditutup dengan balutan tertutup bak seolah yang suci, namun hatiku, pula perilakuku, juga tutur kataku busuk melebihi bunga bangkai. Apakah boleh aku membenci diriku sendiri? Kurasa kau harus banyak diam Agar orang lain tak sakit hati dengan tutur katamu Tak sakit hati dengan perilakumu Dan tak s...
Sayangku, Leli Ibrahim 01 Juli 1999-09 Februari 2020. Teruntuk yang tersayang, Yang sudah berpulang. Kepergiangmu bergitu cepat, Kepergianmu membawa duka bagiku, Kepergianmu menjadi cambukan bagiku. Ku kira kita akan tua bersama, Bertukar cerita perihal kehidupan dari masa ke masa, Tertawa, menangis dan bahagia bersama, Namun pada kenyataannya Allah jauh lebih sayang pada dirimu. Teringat 100 hari sebelum kepergianmu, Ada rasa janggal saat itu, Kau tak seceria biasanya dan kita sempat membahas tentang Kematian dan Alam kubur. Jika aku tau itu adalah pertemuan terakhir kita di dunia, Aku akan mengabadikan moment-moment terakhir kita, Aku akan memelukmu seerat-eratnya, Dan aku akan meminta maaf pula berterimakasih sedalam-dalamnya, Tapi manusia tidak ada yang tahu.. De Leli sayaaang, Sebentar lagi wisuda, tapi kau telah di wisuda terlebih dahulu oleh Allah :") Terimakasih telah mengingatkanku, Mengingatkan bahwasan...
Comments
Post a Comment